Wawancara Toko Tanaman dan Benih
Wawancara tentang pertanaman
khususnya benih dengan narasumber Bapak Budi sebagai pemilik sekaligus penanam
semua tanaman. Dilakukan pada 18 Oktober 2018 15:00, di Toko Tanaman Rawajati, Kalibata-Pancoran,
Jakarta Salatan.
Beliau menanam berbagai jenis
tanaman, karena beliau menyukai merawat tanaman, dan berawal dari hobi. Terdapat
berbagai jenis tanaman, seperti tanaman obat, tanaman hias, dan lainnya.
Ada tanaman yang mati dan layu akibat
musim kemarau tidak di apa-apakan, karena
memang tanaman tersebut yang tidak dapat tumbuh ketika panas tiba.
Beliau menjual berbagai bahan dan
alat untuk menanam. Tetapi, benih yang dijual tidak banyak, dan memesan terlebih
dahulu jika ingin membeli benih terntentu.
“Manusia itu sebagai Hamba dan
sebagai Khalifah di bumi, yang tugasnya memimpin dirinya sendiri, jika
akhlaknya sudah bagus, maka manusia dapat memimpin selain dirinya, baik
tanaman, hewan, dan salah satunya yaitu lingkungannya. Termasuk menjaga dan
merawat ekosistem yang sudah ada” pesannya.
Manusia, membantu agar tanaman dapat
tetap hidup dan berkembang biak.
Prinsipnya, orang membeli tanaman itu
ada 2, untuk hiasan dan untuk tugas.
Kami di ajak untuk ke tempat di
paling bawah, disana terdapat tanaman ceri, begitulah sebutannya karena bentuk
buah nya yang seperti cherry. “Setiap kali selesai menyapu, saya selalu ke
tempat ini untuk beristirahat dan memetik ceri” ucapnya. Dan kami pun memetik
buah ceri tersebut, yang juga sering kami konsumsi sewaktu kami kecil di dekat
rumah.
Ketika sedang musim hujan, penyiraman
dilakukan 1 kali. Namun jika sedang musim kemarau, penyiraman dilakukan 2 kali.
Selama dalam masa pembelajaran, baik
membaca ataupun mendengar, itu harus selalu ada pertanyaan, bukan hanya berakhir
pada mengerti. Mengapa? Karena, kita hanya akan mengerti, namun ketika
bertanya, kita akan paham dan akan selalu teringat pada materi tersebut.
Begitulah pesan-pesan yang dapat kami
ambil. Toko tanaman yang sangat rimbun dan sejuk. Beliau merupakan penjual tanaman
yang sangat baik. Selain menjawab pertanyaan kami, kami pun mendapatkan
pelajaran yang sangat berharga yang tidak bisa didapatkan semua orang.
Fitriani Herrachmadani – 18104005 dan
Desti - 18104006
Program Studi Agroekoteknologi
Fakultas Bioindutri
Universitas Trilogi
2018
Komentar
Posting Komentar